Osteoporosis

By Administrator | 03-06-2019 | Dibaca : 1398

 

Osteoporosis disebut juga pengeroposan tulang, suatu keadaan di mana kualitas tulang menurun karena terjadi proses penghancuran sel tulang lebih cepat dari pembentukannya. Faktor apa saja yang mem-pengaruhi? Berikut secara umum faktor resiko osteoporosis terjadi :

Faktor resiko :

  1. Wanita
  2. Usia lebih 50 thn
  3. Hormone imbalance (estrogen menurun)
  4. Frekuensi hamil (saat hamil dan menyusui kalsium diserap janin)

Selain hal di atas ada faktor lain yang mempengaruhi seperti :

  1. Efek samping obat kortikosteroid karena harus mengkonsumi obat tersebut dalam jangka waktu yang panjang
  2. Memiliki riwayat penyakit thyroid sehinga terjadi gangguan keseimbangan hormonal yang terkait dengan sirkulasi kalsium
  3. Malabsorbsi (ketidakmampuan usus menyerap kalsium)
  4. Riwayat mengkonsumsi minuman keras dan merokok
  5. Adanya peradangan tubuh karena penyakit autoimun seperti Rheumatoid artritis
  6. Riwayat penyakit degenerative (kanker, diabetes,
  7. Riwayat penyakit autoimun (lupus, ITP, rematoid artritis)

Gejala dan tanda :

  • Nyeri punggung
  • Tubuh memendek
  • Bungkuk
  • Kadang tidak bertanda atau bergejala sampai terjadi patah tulang karena kepleset atau jatuh, biasanya pada wanita yang sudah berumur

Lokasi osteoporosis yg sering terjadi :

  1. Tulang belakang
  2. Sendi panggul
  3. Pergelangan tangan

Pencegahan :

  • Mengkonsumsi makanan yang mengandung kalsium seperti telur, daging, susu, sayur berwarna
  • Mengkonsumsi suplemen yang mengandung kalsium, fosfor, magnesium, dan vit D, Vit K2 sesuai kebutuhan disesuaikan dengan usia
  • Tidak takut untuk berjemur
  • Olahraga teratur
  • Mengurangi minum kopi, teh, minuman bersoda. Karena caffeine di teh dan kopi dan asam fosfor di minuman bersoda dalam dosis tertentu dapat mengikat kalsium untuk dibuang lewat urine.
  • Menghindari makanan yang mengandung 5 P (Pewarna buatan, pemanis buatan, penyedap rasa, pengawet, pangan dengan pestisida), karena akan mengganggu fungsi thyroid, ketika thyroid terganggu maka pembentukan tulang juga akan terganggu.
  • Memeriksakan kepadatan tulang, untuk mengetahui sejauh mana osteopenia berlangsung. Osteopenia adalah suatu kondisi di mana kepadatan mineral tulang atau Bone Mineral Density (BMD) lebih rendah dari puncak BMD normal, tetapi tidak cukup rendah untuk diklasifikasikan sebagai osteoporosis. Dapat dilakukan dengan DEXA test, yaitu utk memeriksa kepadatan tulang kita.

Suplemen adalah pelengkap bukan makanan pokok atau mengganti makan, sehingga kebutuhan tubuh yang didapat dari makanan seperti karbohidrat, protein, lemak air dan mineral tetap dikonsumsi. Suplemen akan masuk tubuh untuk melengkapi zat zat yang kurang supaya kerja sel menjadi optimal. Segera pilih suplemen yang tepat untuk keluarga anda, sebagai upaya pencegahan demi masa depan yang sehat dan produktif.

 

 

Artikel terkait :

Produk terkait :