Breast Cancer / Kanker Payudara

By Administrator | 06-08-2019 | Dibaca : 88

Breast Cancer

Kanker payudara menjadi penyakit yg biasa kita dengar, dan tak jarang juga menjadi kaget karena orang yg dekat dg kita juga menderita.

Pertanyaanpun sering datang karena yg terkena kanker adalah orang yang disiplin olah raga, makan juga organik, rasanya tidak masuk akal kalau badan yg sdh dirawat kanker juga tetap hinggap.

Sampai sekarang pengobatan kanker menjadi misteri. Edukasi yg dilakukan tidak seimbang dengan kemajuan teknologi, maupun kemajuan berkembangnya produk produk pabrikan dan sintetis. Sangat memprihatinkan ketika seseorang tahu bahwa makanan yg diproses menjadi faktor resiko kanker tapi tetap dimakan. Ada 3 hal yg menjadi faktor utama penyebab kanker menurut dr John Bergman, yaitu stress :

1. Kimia

2. Fisik

3. Emosional

Hampir semua situs kesehatan menuliskan topik ini, namun tidak mengurangi kasus kanker payudara.

Sebenarnya apa yg terjadi ketika tubuh mengalami ke 3 stress di atas?

Kerjasama sistem syarat dan sistem hormonal merupakan synergy yg menggerakkan, menjaga dan memproses metabolisme dalam tubuh.

Sebagai contoh,

Ketika stress emosi datang karena mendengar sesuatu, maka pesan tersebut disampaikan ke hipotalamus di mana kelenjar hipofise ada di dalamnya, dan pesan menuju kelenjar pituitary anterior. Maka dengan cepat kelenjar pituitary mengeluarkan ACTH (Adreno Corticotropic Hormon) menuju kelenjar adrenal, yaitu kelenjar yg berada di atas ginjal.

Kortek (lapisan luar) adrenal merespon cepat dengan mengeluarkan hormon kortisol sebagai hormon stress. Pembuluh darah kontraksi /menyempit suplai oksigen menurun, oksigenasi ke otak dan sel organ tubuh berkurang.

Ketika stressnya reda maka kondisi kembali seperti semula.

Apa yg terjadi jika stress berkepanjangan? Maka yg terjadi kontraksi pembuluh darah yg terus menerus menyebabkan hipertensi. Bahan dasar kortisol adalah kolesterol, maka kortisol sebagai hormon stress beredar di mana mana, terjadi hiperkolesterol. Oksigenasi dan suplai nutrisi ke sel otak dan sel selurih organ tubuh juga terhambat, akibatnya pusing kepala, gangguan sel dan organ tubuh kita. Ditambah tidak mau makan, maka tubuh kekurangan nutrisi, salah satunya Magnesium yg berfungsi sebagai vasodilator, maka pembuluh darah menjadi sempit. Faktor faktor inilah yangakhirnya memicu penyakit kronis dan degenerative termasuk kanker.

Bagaimana mengatasinya?

Terapi holistik sangat diperlukan, menyeluruh, mencari kemungkinan akar masalahnya, walaupun sampai sekarang breast cancer belum ditemukan penyebabnya. Apa yg dimaksud terapi holistik ? yaitu terapi menyeluruh, baik fisik maupun psikologi, karena tubuh sudah sangat kompleks merespon lingkungan, baik dari dalam diri berupa stress emosi, yaitu stress yg  terjadi bertahun tahun dan stress dari luar berupa stress kimia (kosmetik, pengawet, pewarna, penyedap rasa, pemanis buatan, pestisida (5P) yang ada di dalam makanan), stress fisik.

Manfaatkan clean eating ( makanan no 5P), olahraga, manajemen stress, berkomunitas.

Nutrisi spirulina dan nonni plus sangat mendukung sebagai bagian dari terapi makanan. (PU)